hari ke empat belas.

tadi pagi, dini hari lebih tepatnya seperti biasa saya masih terbangun. menunggu ngantuk menjemput sehingga tak sadarkan diri lalu terbuai oleh mimpi-mimpi yang senantiasa mengindahkan hidup walau tak hidup.

hari ini tanggal 14 Agustus. hari selasa. hari menjelang idul fitri. hari di bulan ramadhan. bulan suci nan berkah bagi sesamamu, muslim. silaturahmi itu datang. memaksa saya untuk meninggalkan tempat terempuk di dunia, seperangkat spring bed di kamar pribadi di sebuah tempat di kabupaten yang gosipnya bobrok ini.

bertemu teman-teman lama. teman-teman dimana paling lama. enam tahun bersama. di sebuah tempat tak besar seperti kampus saya sekarang. sd negeri pakuwon 1. saya masih hapal betul alamatnya di jalan dewi sartika nomor 20.

setelah mendapat ‘gys, makin gede aja perasaan’ dengan senyuman iklas pasrah menerima, kami senang bercengkrama bersama kembali. mengingat keindahan hidup bebas tanpa banyak tuntutan seperti di usia sekarang. masa sekolah dasar.

saya kembali ke rumah. menangis. saya sedih sekali hari ini. sedih sekali. dan kalian tadi itu datang sebagai penghibur. menarik saya sejenak untuk menarik saya dari lingkup kesedihan.

‘jadi sekarang sama siapa aja nih kalian?’

‘kalo nikah undang-undang dong.. pengen ke kondangan nih’

‘oh serius dia udah nikah? hah? udah punya anak?’ tak sangka. anak laki-laki idaman    sebagian teman itu menikah duluan.

yang ingin saya sampaikan, di sekolah dasar yang setengah lusin tahun ini, saya belajar mendasar. organisasi misalnya. awal mula dengan menjadi ketua (lebih tepatnya preman sotoy) genk anak sd. ah masa jahiliyah sekali ya :’) dan… yang intinya adalah bertepatan hari keempat belas di bulan kedelapan ini, 

SELAMAT HARI PRAMUKA!

SALAM PRAMUKA!

sahabat, masihkah kau ingat petikan lagu daerah aceh ini? ya, kita nyanyikan bersama ketika adu kabisa dengan tongkat pramuka rainbow kita. di jambore ranting waktu itu. dimana ayah dan ibu saya datang menjenguk malam-malam membawa martabak keju susu. dimana saya pipis di belakang tenda subuh-subuh. dimana.. saya pernah menjadi pramuka yang sesungguhnya bersama kalian. sebelum saya akhirnya jatuh cinta untuk cinta pertama kepada seorang pramuka di tingkat pendidikan lain. lagi-lagi di kabupaten yang gosipnya bobrok ini.

bungong jeumpa, bungong jeumpa

meugah di aceh …
bungong teuleubeh-teuleubeh indah lagoina

bungong jeumpa, bungong jeumpa
meugah di aceh …
bungong teuleubeh-teuleubeh indah lagoina

puteh kuneng , meujampu mirah
bungong si ulah indah lagoina

lam sinar buleun, lam sinar buleun
angen peu ayon ..
duroh meususon , meususon yang mala mala

mangat that mubee , meunyo tatem com
leumpah that harom si bungong jeuma

mangat that mubee , meunyo tatem com
leumpah that harom si bungong jeuma



#30hariPersonalSoundtrack